PENYEBAB KANKER PAYUDARA MENURUT DOKTER AHLI


Menurut Robert Lee, M.D., dokter medik ahli kanker payudara Amerika Serikat bahwa 99% kanker dapat dihindari dan disembuhkan sebelum mencapai tahap metastasis atau penyebaran. Kanker merupakan penyebab kematian nomor dua di Indonesia setelah penyakit jantung dan stroke. Penyebab pertama kematian wanita Indonesia karena kanker adalah kanker mulut rahim atau serviks, kemudian diikuti oleh kanker payudara. Mirisnya juga sekarang bahwa kanker juga banyak terjadi pada anak-anak terutama kanker darah (leukemia) dan kanker mata.

Ketika terdeteksi menderita kanker payudara, maka pengidap kanker dan keluarganya mulai masuk ke dalam kondisi serius dan menegangkan. Keadaan ini adalah wajar karena ada konsekwensi psikologis, kesehatan, dan ekonomi yang harus ditanggung dalam jangka waktu yang tidak dapat dipredeksi sebelumnya.

Kanker Payudara adalah tumor ganas yang muncul pada payudara.  Kanker payudara terjadi melalui suatu proses panjang sejak mulai terjadi kerusakan satu sel yang bersifat kanker pada payudara yang disebabkan oleh:

  1. Kelainan genetika atau keturunan
  2. Payudara mendapat rangsangan hormon estrogen secara berlebihan
  3. Payudara terkena radiasi
  4. Payudara terkena benturan
  5. Payudara terkena sayatan
  6. Payudara terkena toksin atau racun yang ada di sekitar kita
  7. Payudara terkenan exsitotoksin yang ada di dalam makanan dan minuman
  8. Kelemahan sistem pertahanan atau kekebalan tubuh
  9. Dan karena karsinogen lainnya seperti bahan benzopyrene yang terdapat di dalam rokok misalnya.

Satu sel bersifat kanker yang mengalami kerusakan atau anomali dapat berkembang menjadi tumor kanker, dan selanjutnya menyebar ke organ-organ tubuh lainnya. Meskipun demikian perkembangan dan penyebaran sel kanker dapat dihentikan sehingga keberadaan tumor kanker di payudara tidak lagi membahayakan.  

Payudara, ovarium atau indung telur, kolon atau usus besar, prostat, dan kelenjar getah bening, merupakan wilayah yang paling banyak dikelilingi oleh lemak dan oleh karena itu sangat rentan terhadap perubahan hormon estrogen.  Perubahan hormon dapat mempercepat perkembangan dan penyebaran kanker payudara.

PENYEBAB KANKER DARI BERBAGAI PANDANGAN

 

Kanker telah menjadi wabah di dunia sejak 100 tahun. Tetapi tingkat keberhasilan penyembuhannya  sekarang sama seperti 50 tahun yang lalu (Robert Lee, M.D).  Berikut ini adalah penyebab-penyebab kanker payudara begitu juga dengan kanker-kanker yang lain dari beberapa sudut pandang keilmuan.  

 

1.     Dokter medik yang juga ahli mikrobiologi

Kanker terjadi karena infeksi mikroorganisme seperti bakteri, parasit, dan virus. Pandangan ini dipelopori oleh Raymond Royal Rife, seorang dokter medik dan ahli mikrobiologi Amerika Serikat yang telah meraih keberhasilan di dalam penyembuhan kanker berdasarkan hasil-hasil uji klinis yang diumumkan secara resmi pada tahun 1934. Kelompok ini menjelaskan kepada pasien tentang penyebab kanker sehingga bisa bekerja sama untuk membangun keserasian Pikiran dengan Tubuh.  Oleh karena itu pendekatan-pendekatan biologi perlu dilakukan untuk menyembuhkan kanker. Kanker dapat dihentikan perkembangannya dengan cara membunuh mikroorganisme penyebab kanker. Kelompok ini menciptakan alat untuk membunuh mikroorganisme penyebab kanker yang dinamakan Frequency Istrument (FI). Alat ini dapat mematikan mikroorganisme penyebab kanker dan menghentikan perkembangan tumor dalam hitungan hari, dan selanjutnya tubuh akan memulihkan dirinya sendiri melalui program pemulihan terpadu.    


2.     Dokter naturopati  yang juga ahli mikrobiologi
Kanker disebabkan oleh satu penyebab tunggal yaitu mikroorganisme (Clark, N.D., Ph.D.), dan pandangan ini memperkuat  pandangan Royal Raymond Rife di atas. Mereka menjelaskan kepada pasien tentang penyebab kanker, dan menggunakan pendekatan-pendekatan alami untuk penyembuhan kanker.  Beliau mengembangkan alat yang mirip seperti alat yang pernah dibuat oleh Royal Raymond Rife yang dipergunakan untuk membunuh mikroorganisme penyebab kanker. Beliau adalah seorang ahli patalogi sel, dan secara khusus fokus pada penelitian-penelitian tentang kanker dan kanker tingkat lanjut. Penelitian-penelitian fenomenal beliau telah membawa kepada hasil bahwa metode yang beliau ciptakan dapat menghentikan perkembangan kanker dalam hitungan hari. Jika ingin melihat karya fenomenal dokter Clark, Anda dapat baca buku
The Cure for All Advanced Cancers,  dan buku The Cure for All Cancer, terbitan New Century Press Amerika Serikat.  Dokter Clark mendirikan klinik khusus pengobatan kanker tingkat lanjut di Meksiko.


3.     Ahli Spritual

Kanker disebabkan oleh jiwa yang tidak tenang, pikiran yang tidak tenang, dan hati yang sakit (sakit secara spiritual bukan sakit secara fisik). Oleh karena itu menurut para ahli spiritual bahwa upaya pemulihan kanker perlu dilakukan secara spiritual.  Ketika jiwa tidak tenang maka gula darah akan naik, naiknya gula darah akan meningkatkan level peredaran insulin di dalam darah sehingga meningkatkan level peradangan sel, dan juga perkembangan kanker.  


4.     Ahli nutrisi dan keamanan pangan

Kanker terjadi karena gizi yang tidak baik, dan makanan yang tidak aman.  Oleh karena itu menurut kelompok ini bahwa upaya penyembuhan kanker harus melibatkan penggunaan nutrisi yang tepat, dan makanan yang aman dan halal.

 

5.     Ahli kimia lingkungan hidup

Kanker terjadi karena paparan bahan kimia dari lingkungan di dalam diri kita dan di sekitar kita yang penuh toksin.  Oleh karena itu menurut para ahli kimia lingkungan hidup bahwa upaya pemulihan kanker harus menggunakan pendekatan-pendekatan alami tanpa persentuhan dengan bahan kimia (Dr. Rapp).

 

6.     Dokter medik yang berorientasi kepada penanganan non medik konvensional     

Kanker dan pemburukan kanker dapat terjadi karena penggunaan obat-obatan berbahan kimia, paparan terhadap bahan-bahan kimia di dalam obat-obatan kimia, radiasi, dan kemoterapi. Oleh karena itu pendekatan-pendekatan alami yang berorientasi kepada pemulihan tubuh dari kanker perlu dilakukan secara aman untuk mengganti penggunaan bahan kimia, radiasi, dan kemoterapi  (Robert Lee, M.D).

 

7.     Dokter medik yang berorientasi kepada operasi, radiasi, dan kemoterapi

Kelompok mengatakan bahwa kanker terjadi karena penyebab yang belum diketahui secara pasti, tetapi kemungkinan karena faktor genetika atau keturunan.  Oleh karena itu kanker belum dapat disembuhkan, dan kita dokter medik sedang berupaya untuk melakukan penyembuhan melalui operasi, radiasi, dan kemoterapi.  

 

Dari ketujuh pandangan di atas, kita dapat mempertimbangkannya secara bijaksana sesuai dengan kondisi kita di Indonesia. Kelompok manakah yang lebih dominan di Indonesia?

 

Berdasarkan pendapat-pendapat di atas, maka kanker tidak disebabkan oleh satu faktor tunggal tetapi disebabkan oleh berbagai faktor. Oleh karena itu tidak ada satu obat tunggal yang dapat memulihkan tubuh dari kanker (Rober Lee, M.D).  


Daruju - salah satu tanaman obat yang telah terbukti secara ilmiah dapat digunakan sebagai salah satu obat organik

 

KESIMPULAN

Sebagai kesimpulan bahwa penyebab-penyebab kanker adalah:

  1. Faktor makanan dan minuman 
    Faktor inilah yang paling dominan di dalam penciptaan kanker, pemburukan kanker, dan penyebaran  kanker  dimana ada ribuan toksin yang terdapat di dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi.
     
  2. Faktor lingkungan
    Lingkungan di dalam diri kita sendiri, dan faktor lingkungan di luar diri kita seperti paparan terhadap logam berat dan bahan beracun di tempat kerja kita dan di lingkungan tempat tinggal kita.

  3. Faktor kejiwaan atau psikologis seperti tingkat stress yang tinggi sehingga mempengaruhi level peradangan gula darah dan insulin di dalam tubuh kita yang dapat berakibat pada peradangan sel-sel.

  4. Faktor obat-obatan, radiasi, dan kemoterapi  terhadap satu bentuk kanker sehingga menyebabkan pemburukan kanker, pembentukan kanker-kanker baru seperti kanker darah dan berbagai penyakit hematologi lainnya, dan penyebaran kanker.

  5. Faktor genetika atau keturunan seperti terlahir dengan virus hepatitis sehingga dapat menyebabkan kanker hati. Tetapi faktor genetika memegang peranan yang paling sedikit, dan faktor genetika tidak dapat berkembang jika tidak didukung oleh faktor-faktor yang lain.

  6. Infeksi mikroorganisme   

PERKEMBANGAN  KANKER

Kanker tidak selalu dalam bentuk tumor seperti kanker darah atau leukemia misalnya. Satu sel kanker membutuhkan waktu antara 5 hingga 40 tahun untuk berkembang menjadi tumor kanker yang dapat dideteksi secara medik dengan ukuran tumor kira-kira sebesar biji kedelai. Sebagai gambaran bahwa sel yang paling besar di tubuh manusia mempunyai ukuran sebesar “titik” di ujung kalimat ini. Berapakah besar sel yang paling kecil?

Kanker berkembang dalam tiga tahap yaitu:

  1. Tahap permulaan 
    Yaitu tahap awal terjadinya kerusakan sel.
  2. Tahap promosi 
    Yaitu tahap terjadinya perluasan jumlah sel dan perluasan tersebut mulai mempengaruhi kerja normal tubuh.
  3. Tahap progresi 
    Yaitu masa dimana tumor sudah berkembang dalam hal ukuran dan menyebar ke organ-organ tubuh lainnya.

Kita di Indonesia, kanker payudara dinyatakn dengan istilah stadium.

PENANGANAN OLEH DOKTER MEDIK 

Penanganan oleh dokter medik dilakukan di rumah sakit umum atau di rumah sakit khusus kanker atau rumah sakit onkologi.  Penanganan ini terdiri dari penanganan untuk mendiagnosa kanker payudara, dan penanganan setelah melakukan diagnosa.  Penanganan medik dapat dalam bentuk antara lain:  

  1. Biopsi
    Yaitu pengambilan contoh jaringan payudara dengan cara menyayat bagian tertentu payudara untuk diteliti lebih lanjut di laboratorium. Biopsi merupakan tindakan untuk mendeteksi sel kanker secara laboratorik.

  2. Mamografi 
    Yaitu pemeriksaan payudara dengan menggunaan sinar X. Sama seperti biopsi, mamografi juga merupakan tindakan untuk mendeteksi sel kanker payudara.

  3. Kemoterapi 
    Yaitu pemberian obat-obat tertentu melalui infus atau mulut untuk mengurangi besar tumor sebelum dilakukan operasi, atau ketika operasi dan radioterapi atau penyinaran tidak lagi dapat dilakukan karena kondisi kanker sudah pada tingkat lanjut.

  4. Operasi 
    Yaitu pengangkatan tumor atau pengangkatan semua payudara.

  5. Penyinaran 
    Yaitu upaya pemberian radiasi terhadap tumor. Penderita yang mendapat penanganan  radiasi biasanya terdapat warna hitam di sekitar tempat yang telah diradiasi.

  6. Kemoterapi lanjutan
    Kemoterapi lanjutan hingga enam bulan  lamanya, dan dapat diikuti dengan pemberian obat tamoxifien hingga lima tahun lamanya. Penderita yang mendapatkan perawatan kemoterapi biasanya mengalami kerontokan rambut kepala, masalah pada jantung, hati, ginjal, dan pada produksi sel-sel darah merah dan darah putih. 
  • Rumah sakit di daerah memiliki keahlian untuk melakukan biopsi, mamografi, dan mungkin operasi, tetapi untuk penanganan lanjutan biasanya penderita akan diberikan rujukan untuk berobat ke kota-kota besar tertentu tergantung pada stadium kankernya. 

PENANGANAN OLEH DOKTER NON MEDIK  

Penanganan  kanker oleh dokter-dokter lain dapat dilakukan oleh dokter naturopati (N.D), dokter naturoapti (ND), dokter oriental (DOM), dokter ayurveda, atau oleh dokter medik (M.D). yang menggunakan cara-cara dokter naturopati oriental. Penanganan oleh dokter-dokter lain dapat dalam bentuk diagnosa,  penanganan kanker pasca diagnosa, dan prognosa.  Dalam hal diagnosa dan prognosa kanker, tidak ada perbedaan antara dokter medik, dokter naturopati, dan dokter chiropractic. Yang berbeda adalah tata cara penanganan kanker setelah dilakukan diagnosa. Misalnya dokter medik menggunakan obat-obatan kimia, dokter-dokter non medik tidak menggunakan obat-obatan kimia kecuali dalam kondisi akut dan kanker berada pada tahapan terminal, dokter medik menggunakan radiasi tetapi dokter-dokter non medik tidak menggunakan radiasi, dll.. Tetapi karena dokter naturopati, dokter chiropractic, dan dokter medik yang menggunakan cara-cara dokter naturopati dan dokter chiropractic  bukan merupakan arus utama pelayanan medik di Indonesia dibawah dominasi dokter medik, maka keberadaan mereka tidak banyak. Oleh karena untuk menutupi celah tersebut kami hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan.

NagaVit - ramuan rutin sebagai teh rebus biasa untuk mencegah kanker

KUTIPAN INSPIRATIF UNTUK PENDERITA KANKER

Sebuah kutipan inspiratif  tentang harapan pemulihan dari kanker tingkat lanjut seperti tertulis di dalam buku “The Cure for All Advanced Cancers” oleh Hulda Regehr Clark, Ph.D., N.D. buku yang menjelaskan secara ilmiah tentang penyembuhan semua kanker tingkat lanjut.

Beliau mengatakan bahwa Cancer can now be CURED, not just treated - sekarang kanker dapat DISEMBUHKAN, tidak hanya ditangani. We are not accustomed to thingking about a cure for cancer. Kita tidak terbiasa untuk berpikir tentang penyembuhan kanker.

Sekarang marilah kita membiasakan diri untuk berpikir tentang penyembuhan kanker bersama kami.

Penanganan naturopati organik dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti penggunaan Obat Tradisional China, dan juga yang sering kita abaikan adalah penggunaan Tradisi Pengobatan Asli Indonesia yang telah diperkaya oleh ilmu pengetahuan moderen tentang anatomi manusia, anatomi penyakit, nutrisi dan keamanan pangan,  psikologi kesehatan,  dan farmakologi tumbuh-tumbuhan bersama kami.  

Terapi kami menggunakan empat  metode terpadu dengan menggabungkan berbagai unsur baik dari luar maupun dari dalam diri pengidap kanker payudara, yaitu:

  1. Psikologi kesehatan 
    Yaitu sebuah pendekatan psikologi-agama-kepercayaan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh penderita. Terapi ini dilakukan dengan cara diskusi langsung dengan penderita dan keluarganya di Mataram atau melalui telepon, email, dan chatting untuk mendapatkan informasi lengkap tentang tumor dan keadaan penderita, mengetahui  dugaan adanya penyakit-penyakit lain dari gejala-gejala yang dirasakan oleh penderita sehingga  penanganan menyeluruh dapat dilakukan bersama dengan penanganan kanker payudara, memberikan  informasi secara tertulis atau secara lisan dengan bantuan audio-visual tentang tumor dan kanker sehingga penderita dan keluarganya dapat memahami sejarah terbentuknya tumor, membangun semangat awal penderita untuk sembuh, mengetahui permasalahan psikologis penderita, dan membangun langkah awal untuk harmonisasi Pikiran dengan Tubuh. 
  1. Makanan sehat dan menyehatkan 
    Yaitu daftar makanan dan minuman yang tidak boleh dikonsumsi selama terapi dan setelah terapi, dan contoh-contoh menu makanan sehari-hari. Terapi ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyedian logistik terhadap tumor sehingga sel-sel tumor kekurangan makanan dan lambat-laun akan mati.
  1. Perubahan pola hidup 
    Yaitu informasi tertulis tentang pola hidup yang perlu dijalani.
  1. Ramuan murni organik 
    Yaitu penggunaan ramu-ramuan khusus untuk membunuh sel-sel kanker yang sedang menderita kelaparan dengan cara menaikkan suhu tubuh penderita kanker payudara di atas suhu normal tubuh sehingga sel-sel kanker tersebut dapat digoreng mati. Ramuan ini diformulasikan  sesuai dengan kondisi penderita, dan komplikasi-komplikasinya.

Selanjutnya, pengidap kanker dilibatkan secara aktif untuk melakukan upaya pemulihan dirinya sendiri selama proses terapi berlangsung..

KESULITAN-KESULITAN  SELAMA TERAPI BERLANGSUNG

Kesulitan-kesulitan sering terjadi selama menjalani terapi, antara lain:

  1. Penderita dan keluarganya sering mempertentangkan aturan tentang makanan dan minuman yang tidak boleh dikonsumsi selama dan sesudah terapi. Pertentangan ini terjadi terutama bagi mereka yang telah menjalani perawatan medik konvensional  oleh dokter medik di rumah sakit. Di satu pihak tidak ada aturan ketat tentang makanan dan minuman, sementara di pihak kami Spanaturo ada aturan baku tentang makanan yang harus dijalani dengan ketat.

  2. Kondisi psikologis keluarga yang sering tidak siap melihat perubahan kondisi pengidap kanker, seperti ketika terjadi muntah-muntah atau sakit pinggang, keluarga juga ikut panik sehingga kadang-kadang berupaya mencari obat penghilang rasa sakit padahal tindakan tersebut bertentangan dengan teknik Spanaturo. Dalam kondisi ini keluarga juga diberikan konseling oleh Spanaturo.

  3. Menjalani upaya pemulihan cara lain bersama Spanaturo biasanya merupakan upaya terakhir untuk sembuh setelah  upaya-upaya lain baik penanganan bersama dokter medik mau pun pengobatan alternatif  tidak memberikan hasil seperti yang diinginkan. Artinya hanya sebagai Upaya Coba-Coba. Jika itu adalah Upaya Coba-Coba, Spanaturo mohon maaf bahwa Spanaturo tidak bisa bekerja sama.

  4. Keengganan melanjutkan terapi setelah masa satu bulan berakhir padahal proses ini berlangsung secara terpadu, berkesinambungan, dan dalam jangka waktu tertentu. 

  5. Jika terapi bersama Spanaturo dilakukan setelah menjalani radiasi dan kemoterapi, maka kesulitan akan bertambah berat mengingat berbagai effek samping yang biasanya telah terjadi pada penderita kanker seperti permasalahan pada sumsum tulang, ginjal, dan jantung sehingga mengganggu kestabilan hematologi darah dan sistem kekebalan. Dalam kondisi seperti ini biasanya pihak keluarga tidak bersedia bekerjasama dengan rumah sakit untuk mengatasi kondisi-kondisi akut yang kemungkinan dapat terjadi selama menjalani terapi bersama kami seperti keharusan menjalani tranfusi darah, keharusan menggunakan bantuan oksigen, dll..  

LAMA PENANGANAN

Terantung pada kondisi fisik dan mental penderita, stadium kanker, dan tujuan penanganan sesuai dengan hasil pemetaan penyakit secara keseluruhan, penanganan dapat berlangsung cepat dari satu hingga dua bulan, dan dapat juga berlangsung lebih lama.   

HASIL TERAPI   

Terapi untuk kanker payudara stadium III dan IV menampakkan fakta perbaikan yang sangat lamban, dan penyembuhan total dalam jangka waktu singkat tidak dapat dicapai, dan bahkan kegagalan. Yang sering terjadi adalah usia hidup bertambah lebih lama daripada perkirakan waktu hidup secara medik konvensional walaupun tumor pada payudara  telah pecah. Sedangkan terapi untuk pengidap kanker payudara pada stadium I dan II menampakkan fakta keberhasilan yang paling tinggi dengan tingkat kekambuhan paling rendah. Jika terapi dilakukan terhadap kanker payudara pada stadium berapa pun dengan kondisi payudara masih utuh maka beberapa hasil penting biasanya dapat dicapai seperti tumor payudara berhenti berkembang dan akhirnya mati, atau tumornya mengecil dan akhirnya berhenti pada ukuran tertentu karena mati.

Hasil terapi ini kami dapatkan dari penderita kanker baik yang telah menjalani operasi, radiasi, maupun kemoterapi dengan kondisi payudara masih utuh dan juga payudara sudah pecah rusak.

WAKTU YANG TEPAT  MEMULAI TERAPI

Untuk mendapatkan hasil terapi yang terbaik, maka terapi sebaiknya mulai dilakukan ketika:

  1. Mulai timbul tanda-tanda adanya kelainan pada indung telur dan rahim. 
  2. Mulai timbul tanda-tanda adanya kelainan pada payudara atau pada kondisi pra kanker payudara.
  3. Secara tiba-tiba terdeteksi benjolan di payudara pada saat melakukan pemeriksaan payudara sendiri.
  4. Mengetahui bahwa ada salah satu keluarga dari garis keturunan ibu yang pernah mengidap kanker, kanker apapun.

Konsultasi: Silahkan hubungi Spanaturo